Sunday, September 1, 2024

Telaah Rancangan Video Pembelajaran Dengan Pendekatan TaRL



            Bapak/Ibu guru, pada bagian ini, ajaklah teman sejawat/kepala sekolah/pengawas untuk berdiskusi. Selama Bapak/Ibu guru mengajar, mungkin saja Bapak/Ibu guru pernah menerapkan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL, namun belum mengenal istilah pendekatan tersebut. Untuk melaksanakan aktivitas pada tahap ini, Bapak/Ibu guru dapat mengikuti langkah-langkah berikut.
  1. Pilih salah satu rencana pembelajaran (RPP/Modul ajar) yang Bapak/Ibu guru miliki;
  2. Telaah RPP/modul ajar tersebut bersama teman sejawat/kepala sekolah/pengawas dengan menggunakan pendekatan TaRL; dan
  3. Gunakan tabel berikut sebagai panduan.
Tabel 3.1 Telaah rancangan pembelajaran berbasis pendekatan TaRL

Komponen Pembelajaran

Hasil Telaah

 Contoh:

 Tujuan pembelajaran

 Contoh:

 Menggambarkan kebutuhan peserta didik yang beragam

 

Tujuan pembelajaran

 

Telah sesuai dan memenuhi kebutuhan peserta didik

 

 

Asesmen awal

 

Sudah sesuai dengan pemetaan kemampuan siswa

 

Asesmen formatif

 

Sudah sesuai dengan level kemampuan siswa

 

Asesmen sumatif

 

Sudah sesuai dengan level kemampuan siswa yang beragam

 

 Kegiatan pembelajaran berdasarkan hasil asesmen awal

 Telah dirancang sesuai dengan asesmen awal sehingga dapat mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran yang maksimal.


Ini merupakan aksi nyata Modul 1 Topik 3. Mohon tinggalkan komentar.

Saturday, August 31, 2024

Rancangan Kegiatan Pembelajaran Materi "About Me" dengan Prinsip UbD

 

Tahap 1: Menentukan Tujuan Pembelajaran

     Tujuan Utama: Siswa dapat memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris secara lisan dan tulisan dengan menggunakan kosakata yang sesuai dan struktur kalimat yang benar.

     Tujuan Khusus:

     Siswa dapat menyebutkan nama, usia, dan kewarganegaraannya.

     Siswa dapat mendeskripsikan fisik dan kepribadiannya.

     Siswa dapat menceritakan aktivitas sehari-hari dan minat mereka.

Tahap 2: Merancang Kegiatan Pembelajaran

     Pendahuluan:

     Guru memulai dengan pertanyaan pemantik seperti "Who are you?" atau "What do you like to do?".

     Guru memperkenalkan kosakata baru yang relevan dengan topik, seperti "name", "age", "nationality", "like", "dislike".

     Kegiatan Inti:

     Aktivitas 1: Ice Breaking

     Siswa bermain permainan perkenalan, misalnya "Two Truths and a Lie".

     Siswa berpasangan dan saling bertanya tentang nama, usia, dan hobi.

     Aktivitas 2: Membuat Kartu Nama

     Siswa membuat kartu nama sederhana dengan menuliskan nama, usia, dan gambar yang mewakili dirinya.

     Aktivitas 3: Presentasi Singkat

     Siswa secara bergiliran memperkenalkan diri di depan kelas menggunakan kartu nama sebagai panduan.

     Aktivitas 4: Menulis Paragraf Singkat

     Siswa menulis paragraf singkat tentang diri mereka, minimal terdiri dari 5 kalimat.

     Penutup:

     Guru menyampaikan umpan balik kepada peserta didik tentang hasil kerjanya.

     Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

Tahap 3: Merancang Asesmen

     Asesmen Formatif:

     Pengamatan selama kegiatan pembelajaran.

     Tanya jawab selama presentasi.

     Asesmen Sumatif:

     Penilaian tertulis (paragraf tentang diri sendiri).

     Penilaian lisan (presentasi).

Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi



Tabel 2.1 Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi

 

Video 1

 

Video 2

 

Video 3

Pada video 1 guru menerapkan pembelajaran diferensiasi konten tapi juga melibatkan 2 aspek diferensiasi lainnya yaitu proses dan produk. penggunaan pembelajaran ini dilandasi oleh banyaknya masalah yang dihadapi oleh guru tersebut didalam kelas seperti murid mengantuk, sulit konsentrasi dan banyak bengong hal itu yang mendorong guru tersebut untuk mengubah metode pembelajaran nya. setelah mengikuti beberapa pelatihan tentang kompetensi pedagogi guru, ia menemukan tentang pembelajaran diferensiasi dimana menurutnya dapat mengakomodasi kebutuhan belajar murid. pada aspek konten guru tersebut memberikan cuplikan video yang berhubungan dengan materi kemudian pada aspek proses ia membuat kelompok diskusi kecil yang akhirnya menghasilkan produk peta konsep sesuai dengan minat dan bakat mereka masing-masing yang tentu saja sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. pada akhir video ia juga menyampaikan bahwa pembelajaran diferensiasi ini sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan dan keberagaman dari setiap anak masing-masing.

Pada Video ke 2 guru juga mengalami kendala yang mirip dengan Video pertama yaitu kelas sepi, murid tidak bersemangat, murid mengantuk hingga ada yang meletakkan kepala diatas meja pada saat pemberian materi. Tentu saja itu menjadi tantangan bagi guru yang bersangkutan sehingga ia kemudian menerapkan pembelajaran diferensiasi proses di dalam kelas. Adapun langkah-langkah yang ditempuh oleh guru tersebut yaitu membentuk lima kelompok berdasarkan asesmen awal kemampuan murid, memberikan bimbingan secara bergiliran pada kelompok yang membutuhkan bimbingan lebih, dan yang terakhir memberikan soal yang membutuhkan analisis lebih tinggi kepada murid yang sudah mahir agar mereka dapat belajar mandiri. dengan penerapan pembelajaran diferensiasi proses tersebut ia merasa kelas lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.

Guru di video 3 ibu Lia peni mengatakan bahwa sebenarnya ia sudah sering menerapkan pembelajaran diferensiasi produk didalam kelas namun pada saat itu belum mengenal istilah tersebut. ia menilai pembelajaran ini sesuai untuk memenuhi kebutuhan anak terutama di sekolah tempat ia mengajar dimana muridnya memiliki minat yang sangat beragam. awalnya ia hanya memberikan teori kepada murid kemudian memberikan penugasan dan meminta mereka mempresentasikan didepan kelas namun hal tersebut membuat siswa merasa bosan dan tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. setelah  menerapkan pembelajaran diferensiasi produk dalam pembelajarannya tentang menulis aksara jawa dengan menerapkan pada media pembelajaran siswa lebih semangat mengikuti pembelajaran didalam kelas yang tentu saja akhirnya dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.


Diantara tiga video tersebut, komponen diferensiasi manakah yang menurut Bapak/Ibu paling efektif untuk diterapkan pada pembelajaran? Mengapa?

Menurut saya pembelajaran diferensiasi yang paling efektif yaitu gabungan dari ketiga komponen diferensiasi tersebut. mengapa? karena pada setiap komponen terdapat banyak hal yang secara tidak langsung dapat diterapkan secara bersamaan dalam sekali pembelajaran. contoh ketika mengajarkan tentang materi introduction-self dalam Bahasa Inggris kita dapat menerapkan ketiga komponen tersebut. pertama dalam konten kita dapat menyiapkan bacaan yang beragam dan menampilkan berbagai video yang  sesuai dengan materi ajar pada saat itu. kemudian pada komponen proses kita bisa membentuk siswa kedalam beberapa kelompok diskusi kecil agar mereka dapat saling berbagi dan bertukar pikiran dengan teman untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dan yang terakhir dalam komponen produk siswa bisa diberikan kebebasan untuk menampilkan hasil kerjanya seperti memperkenalkan diri dalam bentuk tulisan maupun video singkat sesuai dengan minat dan bakat masing-masing siswa.


Saturday, November 5, 2016

4G di Pelosok SUL-TENG

Rio Pakava adalah salah satu kecamatan yang terletak di kabupaten Donggala provinsi Sulawesi Tengah. Secara geografis kecamatan Rio Pakava  terletak pada posisi 1008’45’’ - 1027’04’’LS dan 119046’35’’LS.  Rio Pakava merupakan kecamatan terluas yang dimiliki oleh kabupaten Donggala yaitu dengan luas daerah  872,16 Km² atau sekitar 16,53% dari keseluruhan daerah kabupaten Donggala. Jumlah penduduk kecamatan Rio Pakava merupakan terbesar kedua di kabupaten Donggala  setelah kecamatan banawa selatan yaitu sebanyak 24.005 jiwa. Kepadatan penduduk tahun 2015 mencapai 27,4 jiwa/km2 dengan luas wilayah 876,16 km2 (badan pusat statistik kabupaten donggala tahun 2015).

Di era digital seperti sekarang ini, tentunya alat komukasi bukan lagi sebagai kebutuhan sekunder melainkan telah menjadi kebutuhan primer. Seperti yang telah kita ketahui bersama Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain (https://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi).

Dengan jumlah penduduk terbesar kedua di kabupaten donggala, tentunya membutuhkan alat komunikasi yang memadai. Di daerah ini jangankan mengakses internet untuk melakukan komunikasi melalu jaringan telepon saja sangat sulit sehingga terkadang informasi yang sangat penting harus menunggu hingga ber jam-jam bahkan sampai seharian informasi tersebut baru sampai ke masyarakat setempat karena informasi tersebut hanya melalui surat yang ditipkan ke sopir mobil. Sedangkan disaat yang bersamaan hampir seluruh kota – kota besar telah terjangkau jaringan 4G yang memiliki akses internet yang sangat memadai sehingga memberikan keleluasaan informasi yang dapat di akses.

Pada tahun 2016 ini hampir semua layanan publik disediakan dalam bentuk online yang tentunya bagi mereka belum mengenalnya. Pada tahun 2016 ini ada bebrapa sekolah yang telah melaksanakan ujian nasional (UN) secara online. UN secaara online sangat efektif untuk menghindari kebocoran soal, namun jika UN online disetarakan untuk seluruh sekolah yang ada di Indonesia tentunya akan membuat masalah baru bagi siswa –siswi yang ada di daerah Rio Pakava. Bahkan di Jakarta, pada tahun 2017, Gubernur DKI Jakarta menargetkan semua Sekolah Menengah Pertama (SMP) bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Selain itu, Gubernur DKI Jakarta juga berharap untuk Ujian nasional tahun depan sudah tidak ada ujian kertas.
(http://www.sekolahsiapunonline.com/news/dki-jakarta-targetkan-unbk-2017-untuk-seluruh-smp.html).

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menargetkan tahun 2017 mendatang seluruh Indonesia sudah terkoneksi dengan jaringan komunikasi data kecepatan tinggi(http://m.harianjogja.com/baca/2016/10/16/2017-seluruh-wilayah-indonesia-terkoneksi-internet-760880 ). Namun dalam liputan harian jogja.com tersebut daerah yang disoroti justru Kalimantan barat dan tidak ada nama Sulawesi Tengah khususnya Rio Pakava. Jadi wajar saja jika mereka merasa di anak tirikan dan sangat wajar jika mereka berpikir apakah kami masih Indonesia?

Tuesday, December 31, 2013

Atom Bohr



model Bohr adalah model atom yang diperkenalkan oleh Niels Bohr pada 1913. Model ini menggambarkan atom sebagai sebuah inti kecil bermuatan positif yang dikelilingi oleh elektron yang bergerak dalam orbit sirkular mengelilingi inti — mirip sistem tata surya, tetapi peran gaya gravitasi digantikan oleh gaya elektrostatik. Model ini adalah pengembangan dari model puding prem (1904), model Saturnian (1904), dan model Rutherford (1911). Karena model Bohr adalah pengembangan dari model Rutherford, banyak sumber mengkombinasikan kedua nama dalam penyebutannya menjadi model Rutherford-Bohr. Seperti sudah diketahui sebelumnya, Rutherford mengemukakan teori atom Rutherford berdasarkan percobaan hamburan sinar alfa oleh partikel emas yang dilakukannya.
Bunyi Postulat Teori Atom Bohr
  • Elektron mengitari inti atom dalam orbit-orbit tertentu yang berbentuk lingkaran. Orbit-orbit ini sering disebut sebagai kulit-kulit elektron yang dinyatakan dengan notasi K, L, M, N ... dst yang secara berututan sesuai dengan n = 1, 2, 3, 4 ... dst.
  • Elektron dalam tiap orbit mempunyai energi tertentu yang makin tinggi dengan makin besarnya lingkaran orbit atau makin besarnya harga n. Energi ini bersifat terkuantisasi dan harga-harga yang diijinkan dinyatakan oleh harga momentum sudut elektron yang terkuantisasi sebesar n (h/2Ï€) dengan n = 1, 2, 3, 4 ... dst.
  • Selama dalam orbitnya, elektron tidak memancarkan energi dan dikatakan dalam keadaan stasioner. Keberadaan elektron dalam orbit stasioner ini dipertahankan oleh gaya tarik elektrostatik elektron oleh inti atom yang diseimbangkan oleh gaya sentrifugal dari gerak elektron.
  • Elektron dapat berpindah dari orbit satu ke orbit lain yang mempunyai energi lebih tinggi bila elektron tersebut menyerap energi yang besarnya sesuai dengan perbedaan energi antara kedua orbit yang bersangkutan, dan sebaliknya bila elektron berpindah ke orbit yang mempunyai energi lebih rendah akan memancarkan energi radiasi yang teramati sebagai spektrum garis yang besarnya sesuai dengan perbedaan energi antara kedua orbit yang bersangkutan.
  • Atom dalam molekul dikatakan dalam keadaan tingkat dasar (ground state) apabila elektron-elektronnya menempati orbit-orbit sedemikian sehingga memberikan energi total terendah. Dan apabila elektron-elektron menempati orbit-orbit yang memberikan energi lebih tinggi daripada energi tingkat dasarnya dikatakan atom dalam tingkat tereksitasi (excited state). Atom dalam keadaan dasar lebih stabil daripada dalam keadaan tereksitasi.
Untuk mengetahui lebih lengkap, silahkan klik link di bawah ini untuk download ppt Model atom Bohr :
http://www.mediafire.com/download/drf4htn3sn6n4kp/BOHR.pptx

Saturday, December 28, 2013

Hukum Gauss



Hukum Gauss adalah hukum yang menentukan besarnya sebuah fluks listrik yang melalui sebuah bidang. Hukum Gauss menyatakan bahwa besar dari fluks listrik yang melalui sebuah bidang akan berbanding lurus dengan kuat medan listrik yang menembus bidang, berbanding lurus dengan area bidang dan berbanding lurus dengan cosinus sudut yang dibentuk fluks listrik terhadap garis normal.


Hukum ini dirumuskan oleh Carl Friedrich Gauss (1777-1855). Beliau adalah salah seorang matematikawan terbesar sepanjang masa. Banyak bidang hukum matematika yang dipengaruhinya dan dia membuat kontribusi yang sama pentingnya untuk fisika teoritis.

Hukum Gauss berbunyi "bahwa fluks listrik total yang melalui sembarang permukaan tertutup (sebuah permukaan yang mencakup volume tertentu) sebanding dengan muatan lisfiik (netto) total di dalam permukaan itu".

 Untuk mengetahui lebih lengkap, silahkan klik link di bawah ini untuk download ppt hukum gauss :

TEORI RELATIVITAS KHUSUS



Teori Relativitas khusus peninjauannya hanya pada kerangka enersial saja. Kerangka koordinat enertial adalah kerangka koordinat di mana hukum Newton I berlaku, atau dengan kata lain Kerangka acuan inersial adalah suatu kerangka acuan yang berada dalam keadaan diam atau bergerak terhadap acuan lainnya dengan kecepatan tetap pada suatu garis lurus. 

Teori relativitas adalah : Ruang konfigurasi, waktu ( x, y, z, t )
Tujuan Teori relativitas adalah : Mempelajari prilaku Besaran-besaran Fisis ( ruang, waktu, momentum, tenaga ) terhadap perpindahan koordinat.
Peranan Teori relativitas adalah : untuk menyelidiki interaksi antara berbagai benda.


 Untuk mengetahui lebih lengkap, silahkan klik link di bawah ini :