Saturday, August 31, 2024

Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi



Tabel 2.1 Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi

 

Video 1

 

Video 2

 

Video 3

Pada video 1 guru menerapkan pembelajaran diferensiasi konten tapi juga melibatkan 2 aspek diferensiasi lainnya yaitu proses dan produk. penggunaan pembelajaran ini dilandasi oleh banyaknya masalah yang dihadapi oleh guru tersebut didalam kelas seperti murid mengantuk, sulit konsentrasi dan banyak bengong hal itu yang mendorong guru tersebut untuk mengubah metode pembelajaran nya. setelah mengikuti beberapa pelatihan tentang kompetensi pedagogi guru, ia menemukan tentang pembelajaran diferensiasi dimana menurutnya dapat mengakomodasi kebutuhan belajar murid. pada aspek konten guru tersebut memberikan cuplikan video yang berhubungan dengan materi kemudian pada aspek proses ia membuat kelompok diskusi kecil yang akhirnya menghasilkan produk peta konsep sesuai dengan minat dan bakat mereka masing-masing yang tentu saja sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. pada akhir video ia juga menyampaikan bahwa pembelajaran diferensiasi ini sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan dan keberagaman dari setiap anak masing-masing.

Pada Video ke 2 guru juga mengalami kendala yang mirip dengan Video pertama yaitu kelas sepi, murid tidak bersemangat, murid mengantuk hingga ada yang meletakkan kepala diatas meja pada saat pemberian materi. Tentu saja itu menjadi tantangan bagi guru yang bersangkutan sehingga ia kemudian menerapkan pembelajaran diferensiasi proses di dalam kelas. Adapun langkah-langkah yang ditempuh oleh guru tersebut yaitu membentuk lima kelompok berdasarkan asesmen awal kemampuan murid, memberikan bimbingan secara bergiliran pada kelompok yang membutuhkan bimbingan lebih, dan yang terakhir memberikan soal yang membutuhkan analisis lebih tinggi kepada murid yang sudah mahir agar mereka dapat belajar mandiri. dengan penerapan pembelajaran diferensiasi proses tersebut ia merasa kelas lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.

Guru di video 3 ibu Lia peni mengatakan bahwa sebenarnya ia sudah sering menerapkan pembelajaran diferensiasi produk didalam kelas namun pada saat itu belum mengenal istilah tersebut. ia menilai pembelajaran ini sesuai untuk memenuhi kebutuhan anak terutama di sekolah tempat ia mengajar dimana muridnya memiliki minat yang sangat beragam. awalnya ia hanya memberikan teori kepada murid kemudian memberikan penugasan dan meminta mereka mempresentasikan didepan kelas namun hal tersebut membuat siswa merasa bosan dan tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. setelah  menerapkan pembelajaran diferensiasi produk dalam pembelajarannya tentang menulis aksara jawa dengan menerapkan pada media pembelajaran siswa lebih semangat mengikuti pembelajaran didalam kelas yang tentu saja akhirnya dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.


Diantara tiga video tersebut, komponen diferensiasi manakah yang menurut Bapak/Ibu paling efektif untuk diterapkan pada pembelajaran? Mengapa?

Menurut saya pembelajaran diferensiasi yang paling efektif yaitu gabungan dari ketiga komponen diferensiasi tersebut. mengapa? karena pada setiap komponen terdapat banyak hal yang secara tidak langsung dapat diterapkan secara bersamaan dalam sekali pembelajaran. contoh ketika mengajarkan tentang materi introduction-self dalam Bahasa Inggris kita dapat menerapkan ketiga komponen tersebut. pertama dalam konten kita dapat menyiapkan bacaan yang beragam dan menampilkan berbagai video yang  sesuai dengan materi ajar pada saat itu. kemudian pada komponen proses kita bisa membentuk siswa kedalam beberapa kelompok diskusi kecil agar mereka dapat saling berbagi dan bertukar pikiran dengan teman untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dan yang terakhir dalam komponen produk siswa bisa diberikan kebebasan untuk menampilkan hasil kerjanya seperti memperkenalkan diri dalam bentuk tulisan maupun video singkat sesuai dengan minat dan bakat masing-masing siswa.


No comments:

Post a Comment